Komponen Helm dan fungsinya


Helm adalah salah satu komponen keselamatan paling penting bagi pengendara sepeda motor. Setidaknya, terdapat empat komponen utama dalam satu helm: lapisan luar, lapisan dalam keras, lapisan dalam lembut, dan perangkat tambahan.

Lantas, apa saja fungsi dari tiap-tiap komponen tersebut? Melansir Leatherup, Rabu (12/8/2015), berikut ulasannya:

Lapisan luar
Lapisan luar atau hard outer shell biasanya terbuat dari plastik polikarbonat, fiberglass, serat karbon, dan kevlar. Helm yang lebih mahal menggunakan bahan campuran. Tiap campurannya akan menghasilkan kekuatan dan kemampuan yang berbeda.

Adapun fungsi lapisan luar ini adalah untuk menyerap dan menyebarkan benturan ke seluruh helm, melindungi dari benda tajam, menghindari lecet, serta membantu menghindari cedera leher saat terjatuh dari motor.

Lapisan dalam keras
Lapisan dalam keras atau inside shell biasanya terbuat dari polistirena atau stereofoam. Tidak berbeda jauh dari lapisan luar, fungsi lapisan ini juga untuk menyerap benturan sehingga dampaknya ke kepala berkurang.

Kepadatan lapisan ini bervariasi, tergantung produsennya. Beberapa variabel akan diperhitungkan sebelum menentukan ketebalan lapisan ini.

Lapisan dalam lembut
Lapisan dalam lembut atau yang sering disebut comfort padding ini terbuat dari bahan lembut, kain, atau bahan lainnya. Lapisan ini berguna untuk menjaga kepala pengendara tetap kering dan sejuk.

Pelengkap
Ada dua komponen utama dari pelengkap, pertama windshield, kedua tali pengikat. Fungsi windshield, sebagaimana semua tahu, adalah untuk melindungi wajah dari kotoran atau udara yang bisa membuat mata perih.

Bagian kedua adalah tali pengikat atau strap. Helm tidak akan berfungsi dengan baik tanpa ini. Apalagi, ada kemungkinan helm justru akan lepas saat terjadi kecelakaan. Biasanya, bahan tali terbuat dari nilon dengan variasi klip atau pengikat.
http://otomotif.liputan6.com

Tidak ada komentar:
Tulis komentar