This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tak ada lagi Produksi Kawasaki Ninja 2 tak


PT Kawasaki Motor Indonesia (KMI) harus 'lempar handuk' terkait dengan masa depan salah satu model andalannya, Ninja 2-Tak. Motor ini harus rela 'disuntik mati' karena tersandung regulasi.
Padahal, Kawasaki telah berusaha keras untuk menyelamatkan salah satu model legendaris ini. Terhitung sejak Juli 2015 lalu, Kawasaki tak lagi memproduksi motor keluarga Ninja 2-Tak yang terdiri dari Ninja S, Ninja SS, Ninja R dan Ninja RR.
Beratnya perjuangan Kawasaki untuk menyelamatkan Ninja 2-Tak ini diungkapkan Asisten General Manager Marketing KMI, Yusuke Shimada, lewat keterangan tertulisnya kepada VIVA.co.id.
"Ini menjadi akhir dari produksi Ninja 2-tak di dunia, jadi jangan lewatkan kesempatan terakhir Anda untuk membeli motor sport legendaris kami. Tapi jangan takut karena regulasi tersebut hanya untuk produksi. Jadi Anda tetap bisa membeli dan mengendarai motor 2-tak ini setelah Juli ini," kata Shimada.
Seperti diketahui, dihentikannya produksi Ninja 2-Tak ini dikarenakan regulasi emisi gas buang yang kini menggunakan standard regulasi Euro 3.

Sebenarnya Kawasaki telah berusaha menyelamatkan Ninja 2-Tak dengan mencoba melakukan pembenahan dan improvement untuk bisa menembus regulasi tersebut.

Tak hanya itu, Tim R&D dari Kawasaki Heavy Industry (prinsipal Kawasaki) ikut turun tangan untuk bisa mengembangkan mesin 2-Tak yang sesuai dengan regulasi Euro3.

Namun hal tersebut tidak dapat terwujud karena cost produksi, performance, dan karakter motor dari improvement tersebut tidak sesuai dengan target market sehingga produksi terpaksa dihentikan. shared by http//:viva.co.id

5 Tips ampuh cas Hp agar cepat penuh

Fungsi smartphone sudah seperti `rumah kedua` yang mampu mengakomodasi segala kebutuhan. Mulai dari memotret, menonton film, meng-edit video, bahkan sampai menjadi perangkat kesehatan dengan menggunakan berbagai aplikasi yang ditawarkan.

Namun, memang ada harga yang harus dibayar ketika Anda sering menggunakan fitur yang hadir di smartphone Anda. `Harga` tersebut adalah baterai yang akan cepat habis jika menggunakan smartphone terus menerus untuk berbagai keperluan.
Tag: android cepat lowbat, cara cas sehat, cas android lambat, cas android mengisap, baterei android berkurang ketika dicas, tips cas hp supaya cepat penuh
Satu-satunya cara untuk mengatasi hal ini tentunya dengan cara mengisi bateraismartphone. Namun, proses nge-charge smartphone pada dasarnya tidak secepat yang Anda pikirkan.

Butuh waktu lebih dari satu jam agar Anda dapat menggunakan smartphone kembali dengan kondisi baterai yang penuh dan prima. Nah, bagaimana jika Anda harus melakukan charging smartphone pada waktu yang tidak tepat ketika Anda didesak harus menggunakan smartphone tersebut untuk keperluan pekerjaan? 

Kenyataannya memang tidak mungkin bagi Anda bisa menyulap baterai smartphone yang di-charge dalam waktu yang begitu singkat. Namun, setidaknya Anda bisa mengakali metode pengisian baterai dengan tepat dan efisien. 

Laman Ubergizmo mengungkap lima (5) cara yang bisa dipakai agar proses chargingsmartphone Anda lebih cepat. Simak cara-caranya berikut ini.

1. Gunakan Charger Tablet
Charger bawaan smartphone pada dasarnya memiliki daya pengisian yang lebih kecil. Namun, charger bawaan perangkat tablet rupanya memiliki daya pengisian yang cukup besar.

Perlu diperhatikan, tidak semua smartphone bisa menggunakan charger tablet. Beberapasmartphone memang dapat menggunakan charger tablet dan mampu mengisi daya baterai dengan cepat. Namun, terdapat beberapa smartphone yang daya baterainya hanya dapat diisi sesuai dengan kapasitas output charger bawaan.

Anda bisa menggunakan metode ini, namun perlu diingat jangan sering-sering melakukan hal ini. Gunakan metode ini pada saat yang diperlukan saja, karena penggunaan chargertablet ke baterai smartphone dapat mengurangi umur baterai smartphone.

2. Gunakan Kabel USB Dengan Kualitas Terbaik
Jangan gunakan kabel USB yang bukan bawaan smartphone Anda ketika hendak melakukan pengisian baterai. 

Karena, jika Anda menggunakan kabel USB lain, kabel tersebut tidak mampu menghantarkan daya pengisian dengan sepenuhnya. Perlu diperhatikan juga bahwa kabel USB bawaan Anda pun pasti memiliki kualitas terbaik. Jika Anda menggunakan kabel USB berkualitas rendah, maka logam yang dipakai pun tidak bisa menangani listrik yang berdaya tinggi.

3. Ketika Nge-charge, Matikan Smartphone
Ketika sedang dalam proses pengisian baterai, sangatlah disarankan untuk mematikansmartphone Anda. Meskipun memang Anda tidak memakainya sama sekali, tetaplah matikan smartphone Anda. Karena, kinerja aplikasi dapat menyedot daya baterai dan membuat proses pengisian menjadi lambat.

Ketika Anda mematikan smartphone, maka secara otomatis seluruh aplikasi akan ikut mati, hal ini tentunya akan memperlancar seluruh penyaluran daya pengisian menjadi cepat. Namun, bila Anda lebih memiliki preferensi untuk tidak mematikan smartphone,Anda masih bisa menggunakan fitur Airplane Mode yang dimana dapat menghentikan transmisi sinyal Wi-Fi dan seluler.

4. Jangan Nge-charge Lewat Port USB Komputer
Kebanyakan dari pengguna smartphone memilih `jalan pintas` pengisian baterai dengan mencolokkan kabel USB-nya ke port USB yang ada di komputer, bagaimanapun cara ini dinilai salah. Pada dasarnya, hal tersebut hanya dilakukan untuk proses transfer data, hanya saja memang baterai akan terisi namun tidak secara cepat dan maksimal.

Hal ini disebabkan dari output daya port USB komputer yang hanya berkisar di antara 0,1 Ampere hingga 0,5 Ampere. Ini tentunya lebih rendah jika dibandingkan dengan output charger yang bisa mencapai 2 Ampere atau lebih.

5. Jangan Gunakan Smartphone Sama Sekali
Ketika sedang di-charge, jangan gunakan smartphone Anda sama sekali. Jika Anda mencoba menyalakan smartphone maka otomatis layar akan menyala, hal tersebut secara otomatis akan menguras daya baterai Anda. Sebagaimana diketahui, layar juga merupakan salah satu bagian smartphone yang dapat menguras baterai.

Jangan cuci motor saat mesin masih panas

foto:www.trainingusaha.com
Banyak dari pemilik motor yang mencuci tunggangannya asal-asalan. Padahal, ada beberapa yang tidak boleh dilakukan saat  mencuci motor

Salah satunya adalah mencuci saat mesin atau pipa-pipanya masih panas. Setelah perjalanan jauh, motor biasanya kotor dan langsung dicuci begitu saja. Cara mencuci seperti ini dapat berakibat buruk terhadap motor. 

Melansir Autoevolution, Rabu (22/7/2015), logam panas dan air dingin adalah dua hal yang saling bertentangan. Hukum fisika dasar menyebutkan bahwa perubahan suhu secara tiba-tiba dapat merusak bagian logam. Ini berlaku pula pada motor. 

Dalam kasus yang ekstrim, blok mesin bahkan dapat retak karena perubahan suhu yang tiba-tiba. Hal yang sama juga berlaku pada pipa panas, misalnya bagian knalpot. Selain itu, cara ini juga dapat merusak krom. Minimal perubahan warna pada komponen bisa terjadi karena perlakuan tersebut.

Contoh ini, misalnya, dapat disamakan dengan percobaan gelas kaca. Gelas yang sebelumnya diisi air dingin dan kemudian tiba-tiba diisi air panas kemungkinan besar akan retak akibat perubahan suhu secara ekstrim. 

Karena itu, tunggulah sampai motor benar-benar dingin sebelum mengguyur motor dengan air dingin. Dengan mengikuti tips ini, motor akan lebih awet.
(rio/sts)http://otomotif.liputan6.com

Komponen Helm dan fungsinya


Helm adalah salah satu komponen keselamatan paling penting bagi pengendara sepeda motor. Setidaknya, terdapat empat komponen utama dalam satu helm: lapisan luar, lapisan dalam keras, lapisan dalam lembut, dan perangkat tambahan.

Lantas, apa saja fungsi dari tiap-tiap komponen tersebut? Melansir Leatherup, Rabu (12/8/2015), berikut ulasannya:

Lapisan luar
Lapisan luar atau hard outer shell biasanya terbuat dari plastik polikarbonat, fiberglass, serat karbon, dan kevlar. Helm yang lebih mahal menggunakan bahan campuran. Tiap campurannya akan menghasilkan kekuatan dan kemampuan yang berbeda.

Adapun fungsi lapisan luar ini adalah untuk menyerap dan menyebarkan benturan ke seluruh helm, melindungi dari benda tajam, menghindari lecet, serta membantu menghindari cedera leher saat terjatuh dari motor.

Lapisan dalam keras
Lapisan dalam keras atau inside shell biasanya terbuat dari polistirena atau stereofoam. Tidak berbeda jauh dari lapisan luar, fungsi lapisan ini juga untuk menyerap benturan sehingga dampaknya ke kepala berkurang.

Kepadatan lapisan ini bervariasi, tergantung produsennya. Beberapa variabel akan diperhitungkan sebelum menentukan ketebalan lapisan ini.

Lapisan dalam lembut
Lapisan dalam lembut atau yang sering disebut comfort padding ini terbuat dari bahan lembut, kain, atau bahan lainnya. Lapisan ini berguna untuk menjaga kepala pengendara tetap kering dan sejuk.

Pelengkap
Ada dua komponen utama dari pelengkap, pertama windshield, kedua tali pengikat. Fungsi windshield, sebagaimana semua tahu, adalah untuk melindungi wajah dari kotoran atau udara yang bisa membuat mata perih.

Bagian kedua adalah tali pengikat atau strap. Helm tidak akan berfungsi dengan baik tanpa ini. Apalagi, ada kemungkinan helm justru akan lepas saat terjadi kecelakaan. Biasanya, bahan tali terbuat dari nilon dengan variasi klip atau pengikat.
http://otomotif.liputan6.com