Penyebab Ban Mobil Bunyi Saat Jalan dan Cara Mengatasinya dengan Tepat
Ban mobil bunyi saat jalan adalah salah satu masalah yang sering membuat pengemudi tidak nyaman, bahkan panik. Banyak orang langsung mengira ada kerusakan serius pada kaki-kaki mobil, padahal penyebabnya bisa sangat sederhana. Memahami sumber bunyi ini penting agar Anda tidak salah mengambil keputusan atau mengeluarkan biaya perbaikan yang sebenarnya tidak diperlukan.
Secara umum, bunyi pada ban mobil bisa berupa dengung, decitan, gesekan, atau bunyi “tek tek” yang ritmis mengikuti putaran roda. Jenis bunyi ini biasanya berkaitan dengan kondisi ban, permukaan jalan, atau komponen yang berhubungan langsung dengan roda seperti bearing, rem, dan suspensi.
Artikel ini akan membahas secara lengkap berbagai penyebab ban mobil bunyi saat jalan, cara mendeteksinya, serta langkah praktis untuk mengatasinya. Dengan informasi yang tepat, Anda bisa lebih tenang, hemat biaya, dan tetap aman saat berkendara.
Penyebab Paling Umum Ban Mobil Bunyi Saat Jalan
Ada banyak faktor yang bisa menyebabkan ban mobil bunyi saat jalan. Sebagian besar berkaitan dengan kondisi ban itu sendiri, sementara yang lain berasal dari komponen di sekitarnya. Berikut penjelasan detailnya.
1. Batu atau Kerikil Terselip di Bunga Ban
Ini adalah penyebab yang sangat sering terjadi, tetapi sering diabaikan. Batu kecil atau kerikil bisa terselip di alur kembang ban dan menghasilkan bunyi “tek tek” saat roda berputar. Bunyi ini biasanya lebih jelas pada kecepatan rendah hingga menengah.
Ciri-cirinya:
- Bunyi ritmis mengikuti putaran roda.
- Suara sering terdengar dari satu roda saja.
- Tidak ada getaran berlebih pada setir.
Solusinya sangat sederhana, yaitu membersihkan batu atau benda asing dari alur ban. Anda bisa melakukannya sendiri dengan obeng minus kecil, kunci L, atau alat pembersih khusus ban.
2. Ban Aus Tidak Merata (Uneven Wear)
Ban mobil bunyi saat jalan juga bisa disebabkan oleh keausan yang tidak merata. Kondisi ini sering terjadi akibat spooring atau balancing yang tidak tepat, tekanan angin tidak sesuai, atau kebiasaan mengemudi yang agresif.
Ban yang aus tidak rata biasanya menimbulkan bunyi dengung atau geraman yang semakin keras saat kecepatan meningkat. Semakin parah keausannya, semakin jelas bunyinya.
Solusi:
- Lakukan spooring dan balancing secara berkala.
- Periksa tekanan angin ban sesuai rekomendasi pabrikan.
- Rotasi ban setiap 8.000–10.000 km.
3. Bearing Roda Mulai Rusak
Jika ban mobil bunyi dengung terus-menerus dan semakin keras saat mobil melaju cepat, kemungkinan besar bearing roda bermasalah. Bunyi ini biasanya mirip dengungan pesawat yang konstan.
Ciri khas bunyi bearing rusak:
- Suara dengung semakin keras saat ngebut.
- Sering berubah saat setir dibelokkan.
- Terkadang disertai getaran ringan.
Bearing yang rusak harus segera diganti karena berisiko menyebabkan roda terkunci atau terlepas saat berkendara.
4. Tekanan Angin Ban Tidak Sesuai
Ban yang terlalu keras atau terlalu kempis bisa menimbulkan bunyi tidak normal saat melaju. Ban yang kempis cenderung menghasilkan bunyi gesek yang lebih terasa, sementara ban terlalu keras bisa membuat mobil terasa berisik di jalan kasar.
Pastikan tekanan angin sesuai rekomendasi pabrikan yang biasanya tertera pada pilar pintu pengemudi atau buku manual kendaraan.
5. Permukaan Jalan yang Tidak Rata
Terkadang ban mobil bunyi saat jalan bukan karena kerusakan, melainkan karakter permukaan jalan. Jalan beton, misalnya, sering menghasilkan bunyi dengung yang lebih keras dibandingkan aspal.
Perbedaan karakter suara antara aspal dan beton bisa Anda pahami lebih dalam di artikel ini: perbedaan jalan aspal dan jalan beton.
Cara Menentukan Sumber Bunyi dengan Cepat
Agar tidak salah menebak, Anda bisa melakukan beberapa langkah sederhana berikut:
Perhatikan Jenis Bunyi
- Tek tek ritmis: sering kali batu nyelip di ban.
- Dengung konstan: indikasi bearing atau ban aus.
- Decit: bisa berasal dari rem atau permukaan ban licin.
Uji dengan Kecepatan Berbeda
Coba berkendara pada kecepatan rendah, sedang, dan tinggi. Jika bunyi semakin keras saat ngebut, kemungkinan besar berkaitan dengan bearing atau keausan ban.
Cek Visual Ban
Periksa alur kembang ban. Anda bisa membaca lebih detail tentang fungsi alur kembang ban di sini: fungsi alur kembang ban kendaraan.
Kesalahan Umum Saat Menghadapi Ban Bunyi
Banyak pengemudi melakukan kesalahan saat mendengar bunyi dari ban, antara lain:
- Langsung mengganti ban tanpa diagnosis.
- Mengabaikan bunyi karena dianggap sepele.
- Tidak memeriksa tekanan angin secara rutin.
- Menunda perbaikan bearing yang sudah jelas bermasalah.
Cara terbaik adalah tetap tenang, lakukan pengecekan sederhana, dan jika ragu, bawa ke bengkel terpercaya.
Tips Praktis Agar Ban Tetap Senyap
- Rutin cek tekanan angin minimal dua minggu sekali.
- Rotasi ban secara berkala.
- Lakukan spooring dan balancing jika setir terasa miring.
- Bersihkan batu kecil di alur ban setelah melewati jalan berbatu.
- Ganti ban jika kembang sudah tipis.
FAQ – Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ban mobil bunyi saat jalan berbahaya?
Tidak selalu. Jika hanya karena batu nyelip, aman. Namun jika bunyi dengung terus-menerus, bisa berbahaya dan perlu diperiksa.
Bagaimana cara membedakan bunyi ban dan bearing?
Bunyi ban biasanya berubah sesuai permukaan jalan, sedangkan bunyi bearing cenderung konstan dan makin keras saat ngebut.
Berapa lama ban bisa bertahan sebelum berisik?
Tergantung kualitas ban dan gaya mengemudi, umumnya 40.000–60.000 km.
Apakah spooring mempengaruhi bunyi ban?
Ya. Spooring yang tidak tepat bisa membuat ban aus tidak rata dan jadi berisik.
Haruskah langsung ke bengkel?
Tidak selalu. Coba cek dulu batu di ban dan tekanan angin sebelum ke bengkel.
Kesimpulan
Ban mobil bunyi saat jalan bisa disebabkan oleh banyak hal, mulai dari yang sangat sederhana seperti batu nyelip, hingga masalah serius seperti bearing rusak. Dengan memahami ciri-ciri bunyi dan melakukan pengecekan rutin, Anda bisa menghindari kepanikan sekaligus menjaga keselamatan berkendara.
Jika Anda ingin memahami lebih jauh tentang komponen lain yang sering diabaikan namun penting untuk kenyamanan berkendara, Anda bisa membaca artikel tentang fungsi lain sandaran kepala jok.
Semoga panduan ini membantu Anda berkendara lebih tenang, aman, dan bebas dari bunyi yang mengganggu. Jangan ragu untuk membagikan artikel ini kepada teman atau keluarga yang mungkin mengalami masalah serupa.

0 Komentar