Cara Mengatur Alarm Token Listrik Agar Berbunyi Saat Sisa Pulsa Tertentu
Otoproid.com – Listrik prabayar atau token listrik memang memberikan banyak keuntungan, salah satunya kita bisa mengontrol sendiri pemakaian listrik tanpa takut telat bayar bulanan.
Namun, di balik kelebihannya, ada satu hal yang sering dikeluhkan pengguna, yaitu bunyi alarm token listrik yang cukup mengganggu, terutama saat berbunyi di malam hari.
Alarm ini sebenarnya berfungsi sebagai tanda bahwa pulsa listrik akan segera habis. Akan tetapi, jika bunyinya terlalu sering atau muncul saat pulsa masih banyak, tentu bisa bikin tidak nyaman.
Kenapa Alarm Token Listrik Bisa Berbunyi?
Alarm pada meteran listrik prabayar akan berbunyi saat sisa pulsa sudah mencapai batas minimum tertentu.
Secara default, batas ini biasanya diatur cukup tinggi sehingga alarm bisa berbunyi meskipun token masih tersisa cukup banyak.
Kabar baiknya, PLN menyediakan fitur untuk mengatur batas alarm ini, sehingga kamu bisa menentukan sendiri kapan alarm akan berbunyi.
Cara Mengatur Alarm Token Listrik Agar Bunyi Sesuai Keinginan
Berikut langkah-langkah mudah untuk mengatur alarm token listrik agar berbunyi saat sisa pulsa sesuai yang kamu inginkan:
- 🔹 Pertama, tekan angka 456 pada meteran listrik.
- 🔹 Kedua, masukkan jumlah kWh yang diinginkan.
Contoh: jika ingin alarm berbunyi saat sisa 4 kWh, maka ketik 4564. - 🔹 Terakhir, tekan tombol Enter.
Setelah itu, alarm akan berbunyi hanya ketika sisa pulsa listrik sudah mencapai angka yang kamu tentukan.
Keuntungan Mengatur Alarm Token Listrik
- Tidak terganggu bunyi alarm terlalu sering
- Bisa mengatur pengisian token dengan lebih terencana
- Menghindari listrik mati mendadak
- Lebih nyaman, terutama saat malam hari
Kesimpulan
Alarm token listrik memang berguna sebagai pengingat, namun akan terasa mengganggu jika berbunyi terlalu cepat.
Dengan mengatur batas alarm menggunakan kode 456 + jumlah kWh, kamu bisa menyesuaikan sendiri kapan alarm berbunyi sesuai kebutuhan.
Cara ini sangat mudah dilakukan dan tidak memerlukan bantuan teknisi.
0 Komentar